FernandaBastian.com – Sobat budaya, apakah kalian sedang mencari text osong atau angaru untuk penyambutan tamu? atau untuk pembukaan kegiatan lainnya? artikel ini adalah jawabannya. Di Artikel kali ini kami ingin berbagi contoh osong (angaru) untuk penyambutan tamu khususnya untuk suku Bugis. Yuk simak penjelasan berikut.
PENGERTIAN OSONG ATAU ANGARU
Osong atau angaru merupakan budaya yang berasal dari suku Bugis dan Makassar. Istilah angaru digunakan oleh suku Makassar. Sedangkan istilah osong di gunakan oleh suku Bugis. Kedua istilah tersebut mengandung makna yang sama.
Osong atau Angaru adalah sekumpulan syair yang di buat dengan tujuan untuk menghormati raja pada zaman dahulu. Biasanya di ucapkan oleh prajurit kepada seorang raja sebagai bukti sumpah setianya. Namun di zaman sekarang ini, angaru atau osong sering kali kita jumpai pada acara non formal seperti pernikahan atau pembukaan acara lainnya. Hal ini bisa di katakan sebagai hal yang baik, karena dengan begitu budaya angaru atau osong dapat di ketahui banyak orang. Sehingga budaya angaru tetap dapat di lestarikan bersama.
Artikel terkait :
- CONTOH OSONG (ANGARU) BUGIS BONE
- ABBULO SIBATANG DAN MAKNANYA DALAM PENDIDIKAN
- CARA BELAJAR BAHASA INGGRIS DI DISCORD
CONTOH OSONG (ANGARU) UNTUK PENYAMBUTAN TAMU
Berikut contoh text osong angaru Bugis:
Tabe puang
Tabee puang
‘Tabeee puang
Taroi sia mattonrong kompania balandae
Apa masiri’ weganga taroang i pau te mmate
Watakku ri padakku sulangali
Padakku lebba risompa
Tellu memengi ponratu ku toddo ku tea lara’
Ata’ memenga ri bone
Kurilantiksi ponggawa mangkau’ ri tenga padang
Tajajianga ri parinyamenna bone
Soro’ko bela
Iyya arena labella
Orowane te mmanenga
Rilimpo ritenga padang
Mammenasawa melo mewa mappasiduppa barisi
Ritunruanna koroneli bettaede
Ribajoe rialauna lona
Tabe’ puang
Informasi tambahan:
Text tersebut di atas dapat digunakan oleh suku Bugis dari mana pun. Karena contoh ini di ambil secara umum untuk suku Bugis. Contoh ini bisa di gunakan untuk acara penyambutan tamu pada suatu kegiatan atau pernikahan. Ini merupakan salah satu budaya suku bugis yang sampai saat ini masih terus terjaga.
Penulis berharap melalui artikel ini bisa memberi manfaat kepada sesama suku bugis sekaligus mengajak seluruh masyarakat suku bugis untuk tetap menjaga budaya osong. Budaya ini milik kita bersama, mari menjaga dengan cara tetap menggunakannya.
Demikian artikel tentang contoh osong (angaru) untuk penyambutan tamu ini, jika ada saran atau komentar silakan klik kontak us atau berkomentar di bawah postingan ini. Untuk artikel lainnya mengenai tutorial produktif atau tutorial kreatif silakan kunjungi fernandabastian.com. Semoga bermanfaat, salam budaya.



