Fernandabastian.com – Saat membangun sebuah website, dua elemen penting yang harus dipertimbangkan adalah domain dan hosting. Domain adalah alamat unik yang digunakan untuk mengakses sebuah website, sementara hosting adalah tempat penyimpanan semua file, data, dan konten website tersebut. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin ingin menghubungkan domain yang Anda miliki ke hosting yang berada di tempat yang berbeda. Artikel ini akan menjelaskan langkah-langkah untuk menghubungkan domain ke hosting yang berbeda tempat dan memberikan tips serta solusi untuk masalah yang mungkin terjadi.
Langkah 1: Memahami Konfigurasi DNS
Sebelum menghubungkan domain ke hosting, penting untuk memahami konfigurasi DNS (Domain Name System). DNS adalah sistem yang memetakan nama domain ke alamat IP server tempat website dihosting. Saat Anda menghubungkan domain ke hosting yang berbeda tempat, Anda perlu mengubah konfigurasi DNS untuk mengarahkan nama domain ke server hosting yang baru.
Langkah 2: Mengonfigurasi DNS di Penyedia Domain
Langkah pertama adalah mengakses akun Anda di penyedia domain. Pergi ke panel kontrol atau dashboard domain Anda dan cari opsi untuk mengelola DNS. Setiap penyedia domain mungkin memiliki antarmuka yang berbeda, tetapi umumnya Anda akan mencari opsi seperti “DNS Management” atau “Manage DNS Records”.
Baca Juga: 8 Cara Mendapatkan Domain Gratis Untuk Website Terbaru
Pada halaman konfigurasi DNS, Anda akan melihat beberapa jenis catatan DNS, seperti A Record, CNAME, dan MX Record. Fokus pada catatan A Record, karena itulah yang paling penting untuk menghubungkan domain ke hosting.
Langkah 3: Mengonfigurasi DNS di Penyedia Hosting
Selanjutnya, Anda perlu mengonfigurasi DNS di penyedia hosting. Jika Anda sudah memiliki akun hosting dan server yang Anda inginkan, Anda perlu mencatat alamat IP server hosting tersebut. Biasanya, penyedia hosting akan memberikan informasi ini dalam dokumen atau email selamat datang.
Masuk ke akun hosting Anda dan temukan opsi untuk mengelola DNS atau zona DNS. Di sini, Anda akan menambahkan catatan DNS yang akan mengarahkan domain Anda ke server hosting yang berbeda.
Tambahkan catatan A Record dengan mengisi kolom yang sesuai dengan informasi yang diberikan oleh penyedia hosting. Biasanya, Anda perlu memasukkan nama domain Anda (misalnya, www.contohwebsite.com) dan alamat IP server hosting yang baru.
Langkah 4: Menghubungkan Domain ke Hosting dengan Nameserver
Setelah mengonfigurasi DNS di kedua penyedia, langkah selanjutnya adalah menghubungkan domain ke hosting dengan nameserver. Nameserver adalah server yang bertanggung jawab untuk memetakan nama domain ke alamat IP yang tepat.

Kembali ke panel kontrol penyedia domain Anda dan temukan opsi untuk mengelola nameserver. Ganti nameserver yang ada dengan nameserver baru yang diberikan oleh penyedia hosting Anda. Biasanya, Anda akan mendapatkan dua atau lebih alamat nameserver.
Langkah 5: Verifikasi dan Pengaturan Akhir
Setelah melakukan langkah-langkah di atas, tunggu beberapa saat untuk proses propagasi DNS. Untuk mengecek apakah sudah berhasil atau belum, silakan masuk ke intodns.com lalu masukkan domain dan lihat nameserver yang aktif. Sebagai contoh saya tampilkan pada foto berikut.

Nah sebagai penutup dari artikel ini, saya sudah buatkan video tutorialnya yang bisa Anda nonton dan ikuti secara mudah.
Demikian artikel kali ini tentang cara menghubungkan domain ke hosting, untuk mendapatkan artikel lainnya silakan klik fernandabastian.com. Semoga bermanfaat.



