-
DAYS
-
HOURS
-
MINUTES
-
SECONDS
Diskon Up to 75% Template PPT !!!
angaru bone

CONTOH OSONG (ANGARU) BUGIS BONE

FernandaBastian.com – sobat pendidikan, kali ini saya mau membahas mengenai contoh osong (angaru) bugis bone. Mungkin sobat sering mendengar istilah Angngaru dan osong. nah apasih bedanya antara osong dan angaru ini? apakah keduanya sama atau berbeda? yuk simak penjelasan berikut

Pengertian osong dan angaru

Angaru atau osong adalah susunan syair-syair dalam bahasa bugis bone / makassar yang di ucapkan oleh seseorang kepada raja. biasanya kalimat di isi dengan ikrar atau sumpah setia yang penuh keberanian. mereka yang melakukan adat angaru ini biasa di sebut dengan tubarani.

Ketika tampila di hadapan raja, orang yang melakukan angaru (Tubarani) akan mengambil posisi berlutut. Selain berlutut, badan tubarani akan tegap dan tangan kanan memegang badik. Biasanya tatapan pada saat tubarani melakukan angaru akan mengarah ke atas/menatap raja/tamu dengan penuh kemantapan dan keyakinan dalam hati.

Di masa sekarang ini, tradisi angaru atau osong masih sering kita jumpai. seperti di acara kerajaan atau acara resmi lainnya. Ini berarti bahwa pelestarian budaya angaru atau osong masih terjaga dengan baik.

selain di acara resmi, angaru atau osong juga biasa di lakukan pada acara non resmi seperti acara pernikahan ataupun kegiatan kelompok. angaru atau osong ini dilakukan dengan maksud untuk menyambut tamu atas kehadirannya.

Baca juga :

Apakah osong dan angaru sama?

Osong pada dasarnya sama dengan angaru. namun keduanya memiliki perbedaan pada wilayah penggunaan dan isi syairnya. Istilah osong banyak digunakan di wilayah suku Bugis seperti di wilayah bone, soppeng, dan wajo. sedangkan angaru biasanya di gunakan di daerah suku Makassar seperti Makassar, gowa, dan takalar.

selain wilayahnya yang beda, osong dan angaru juga memiliki syair yang berbeda pula. osong menggunakan bahasa Bugis sedangkan angaru menggunakan bahasa Makassar. Jadi perlu sobat ingat, kalau keduanya pada dasarnya memiliki tempat penggunaan yang sama. Angaru dan osong biasa di gunakan pada penyambutan tamu kegiatan atau pernikahan.

CONTOH OSONG/ANGARU BUGIS

Contoh osong 1

Itawa mai lapuang batara tungke’na Bone
Muarengkalinga maneng padakku pattuppu batu

I parakkasi asekku ritellae daeng pawawo
Mpiseyangngengi tanete
Mammenasawa labela mewai mappasiduppa parewa
ritenga padang pabbarani ripilena
Koroneli bettaede
rialauna lona

Terjemahan :

Lihatlah aku tuan puasa tunggal bone
Dengarkan wahai sesamaku pimpinan

Namaku diberkahi dengan sebutan Daeng pawawo
yang menakhodai tanete
saya berharap dapat berhadapan mengadu senjata
di medan perang
di sebelah timur kampung lona

Contoh osong 2

Taroi siya mattonrong kompania balandae
apa’ masiri weggangnga taroangi pau temmate
watakku ripadakku sulangali
padakku le’ba risompa

Tellu memengi ponratu kutoddo’ kuteya lara’
ata’ memengnga ri bone
kurilanti’si ponggawa mangkau’ ritengnga padang
tajajiyanga riperinyamenna bone

Iyya arena labella betta massolasolae
temme’nnajai sungekku mateka ri pammasareng
inappa memengngi bela paranru’ ruka mawekke
allingereng mangkakku batara tungke’na bone
namasallena ri maje sumange banapatikku
wajowajo mani lolang ri wanuwa lino

kuwinreng tommiro bela tonangeng passingarakku
kuwana maccappu bello riwalawala bessie
riappasareng kannae

Terjemahan :

Biarkanlah melanda menyerang
sebab aku malu meninggalkan kesan yang buruk
terhadap sesamaku laki-laki sesama ku pemberani

ada tiga hal yang ku pegang teguh sehingga tidak akan goyah
saya adalah warga asli bone
kemudian di angkat lagi sebagai panglima perang
saya di lahirkan dalam suka dan sukanya bone


sayalah pemberani yang bebas
tidak ku sayangi jiwaku menyebrang ke alam baqa
setelah tuanku mengumumkan perang
tuanku sekaligus rajaku penguasa tunggal di bone
semangatku sudah berada di akhirat
hanyalah bayang-bayangku yang nampak di dunia

Memang saya hanya meminjam tubuh kasar ini
saya akan memperlihatkan kelincahan di atas panggung
di medan perang

Itulah tadi contoh angaru bugis, semoga bermanfaat.
Salam Budaya !

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *